Startup HR Berkonsep Marketplace Ekrut, Raih Pendanaan Tahap Awal

Startup HR Berkonsep Marketplace Ekrut, Raih Pendanaan Tahap Awal

 

Pada tanggal 17 Januari 2017, startup yang bergerak di bidang sumber daya manusia (HR), Ekrut, mengumumkan kalau mereka baru saja mendapat pendanaan tahap awal (seed funding). Dana segar tersebut mereka dapatkan dari East Ventures1, dengan nominal yang tidak disebutkan.

Ekrut sendiri merupakan layanan marketplace yang bisa menghubungkan para perusahaan yang tengah mencari karyawan, dengan para calon pekerja yang berkualitas. Sekilas layanan ini mirip dengan layanan pencari karyawan (head hunting) yang telah ada saat ini.

Sang CEO, Steven Suliawan, pun mengakui hal tersebut. Ia menyatakan kalau startup yang ia bangun ini akan bersaing secara langsung dengan layanan head hunting konvensional yang sudah ada sebelumnya seperti Michael Page atau Robert Walters.

“Perbedaan kami dengan mereka adalah kami lebih cenderung memanfaatkan konsep marketplace, di mana semua orang bisa memberikan data mereka untuk kami kurasi. Selain itu, kami juga hanya fokus ke perusahaan teknologi, dan menetapkan biaya yang lebih ramah di kantong para startup,” tutur Steven kepada Tech in Asia Indonesia.

Ekrut | Screenshot

Sebelum mendirikan Ekrut, Steven adalah Co-Founder dari startup loyalty Loyalbox, dan merupakan salah satu peserta program Entrepreneur in Residence (EIR) di East Ventures.

EIR sendiri merupakan program yang memungkinkan East Ventures memanfaatkan jasa para entrepreneur yang sedang membangun bisnis, untuk memberi masukan kepada startup portofolio mereka. Di saat yang sama, para entrepreneur tersebut pun bisa mempelajari cara kerja dan masalah-masalah yang dihadapi oleh East Ventures.

Dari program tersebut, Steven menemukan kalau banyak portofolio East Ventures yang mengalami masalah ketika melakukan perekrutan karyawan. “Layanan head hunting yang ada saat ini tidak menghadirkan solusi yang optimal. Mereka pun menetapkan harga yang cukup tinggi,” ujar Steven.

Itulah awal mula mengapa Steven kemudian mengajak dua orang rekannya,  Ardo Gozal dan Anthony Kusuma, untuk bersama-sama membangun Ekrut. Ardo sendiri adalah mantan head hunter di Monroe Consulting, dan berpengalaman sebagai Co-Founder dari e-commerce mainan anak, Kidipal. Sedangkan Anthony pernah bekerja di bidang digital marketing dan pengembangan produk.

Mulai beroperasi sejak bulan September 2016 yang lalu, saat ini Ekrut telah membantu sekitar tiga puluh perusahaan mulai dari Tokopedia, GO-JEK, hingga Orami. Mereka pun telah mengkurasi sekitar seribu orang kandidat, yang kemudian mereka tawarkan kepada para perusahaan tersebut.

Dengan bantuan teknologi, Ekrut menyatakan kalau mereka bisa mengurangi proses seleksi pekerja yang biasanya membutuhkan waktu delapan minggu bila dilakukan oleh perusahaan head hunting biasa, menjadi hanya empat minggu saja.  Mereka pun mengklaim bisa mempermudah proses pencarian kandidat, pengumpulan profil para kandidat, pengaturan proses wawancara, serta menghilangkan proses berbalas email yang menghabiskan waktu.

 

(Sumber informasi : id.techinasia.com)


Organisasi Anda membutuhkan konsultan dalam bidang sistem informasi ?

Andromedia Indonesia
Excellent Partnership Commitment

We provide various advisory solution such as IT Business Plan, Master Plan & Architecture, Monitoring, Service Management, and Project Management to enhance and enable system solution to cope with business process change or re-engineering.

Contact us and get your best IT solution for your business.
Phone: (+6231) 6001-8666
email: [email protected]
fb:  @andromediaindonesia
www.andromedia.co.id

Share with your friends









Submit